Malam membenam
Gelap merenangi mayapada
Detak waktu nyanyikan getar nadi
Pekat berpusar merenda rasa
Lelap bersumbu di dada malam
Sepi ternyata dapat bersuara
Menuding mukaku yang membatu
Menyergap hatiku yang ingin diam
Ah, kemana perginya penyair bisu
Yang selalu setia menyeka kening purnama
Gelap itu menari tarian malam
Berlagu hening berirama bisu
Namun terasa usapannya gemetar
Mengharap kerlip di perut kelam
Sesosok bayang tak pernah letih merindu
Aku diam Angin mati
Malam bermimpi
Sepi bernyanyi
Alam hilang dalam kelam
Gelap itu menari lagi
Aku hilang dalam bayangan







0 komentar:
Posting Komentar